Kamis, 24 November 2016

Artikel Asli klik di sini





Aphrodite (Venus dalam mitologi Romawi) dikenal sebagai dewi cinta Yunani dan merupakan salah satu dari dua belas dewa dan dewi yang tinggal di Gunung Olympus.
Aphrodite juga dianggap sebagai dewi hasrat seksual, erotisme, dan kekuatan perempuan. Asal-usul Aphrodite kemungkinan berakar pada dewi Semit yang bernama Ishtar atau Astarte. Pemujaan Aphrodite diduga diawali oleh orang-orang Fenisia di Yunani.
Banyak ahli yang mempelajari munculnya dewa dan dewi Yunani menunjukkan bahwa suku-suku nomaden dan para penakluk cenderung membawa kepercayaan mereka ke daerah baru dan kemudian menghubungkannya dengan dewa lokal. Hanya saja, kecenderungan ini tidak berlaku untuk Aphrodite yang kemungkinan diserap langsung dari Ishtar/Astarte ke dalam kepercayaan Yunani kuno.
Hubungan Aphrodite dengan Zeus sebagai penguasa Gunung Olympus adalah sebagai bibi. Sementara Zeus adalah anak Cronus, Aphrodite merupakan putri Uranus. Dia dikatakan muncul dari busa di laut.
Hal ini membuat Aphrodite agak unggul atau setidaknya berdiri sama tinggi dengan Zeus, meskipun sang dewi menyerahkan semua kekuasaan kepada Zeus. Aphrodite dikisahkan tidak ragu-ragu mengabaikan pernikahannya dengan Hephaestus, dewa pandai besi yang juga merupakan saudara Zeus.
Bahkan, Aphrodite tetap teguh meneruskan kisah percintaannya dengan Ares sang dewa perang. Dalam suatu babak, Hephaestus akhirnya mengetahui perselingkuhan keduanya dan menciptakan perangkap jaring untuk menangkap dua kekasih tersebut.
Dalam mitologi Yunani, Aphrodite sering dipandang sebagai pribadi tak terduga, mirip dengan hasrat cinta yang juga sulit diterka. Dia dipandang sebagai pemicu Perang Troya. Sebelum perang terjadi, Aphrodite bersaing dengan Hera dan Athena untuk menjadi dewi paling adil, dengan Paris bertindak sebagai juri.
Aphrodite menjanjikan Paris cinta dari wanita paling cantik di dunia. Sayangnya, wanita tersebut adalah Helen yang sudah menikah yang kemudian memicu Perang Troya.
Anda akan menemukan banyak penggambaran Aphrodite dalam seni modern dan kuno. Penggambaran yang mungkin paling dikenal adalah karya Botticelli pada abad ke-15 berjudul “The Birth of Venus”. Pada karya ini Aphrodite digambarkan muncul dari laut pada kerang terbuka dengan tanpa mengenakan busana.[]

Artikel Asli klik di sini

Related Posts:

  • BERTEPUK SEBELAH TANGAN Yang hanya bisa mencintai diam-diam, yang hanya bisa mencintai dalam hati. Terlalu takut untuk mengungkapkan, terlalu takut yang diharapkan tak sesuai kenyataan. Hingga yang dilakukan hanya menatapnya dari jauh di… Read More
  • Curhatan Pemilik Blog: I Was Just Angry Nggak, kali ini bukan gua yang membuang perasaan ini. Tapi cowok itu sendiri yang membuat gua melakukannya. Syukurlah, Allah udah ngasih tau sifatnya kayak gimana. Allah udah nunjukin kalo gua jatuh hati sama orang yang… Read More
  • DIA BIRU Sebuah Cerita Pendek dari Enggar Tyastiwi. M Aku bisa melihat kilauan berlian kecil di jari manisnya. Seharusnya aku yang memberikan itu. Aku merasakan nyeri yang amat sangat di dalam rongga dadaku ketika pria… Read More
  • SEBUAH KUNCI sebuah Cerita Pendek dari Enggar Tyastiwi. M Awal melihatnya, ah dia lumayan cantik, tapi aku tidak tertarik. Aku beranggapan begitu karena belum mengenalnya dekat. Awal minggu semester 1, ah dia sok sekali! pikirku… Read More
  • KELUH KESAH ASMARA     crying in the middle of the night. I'm keeping secret. That hurts me everytime. maybe it's better this way. sering banget setiap suka sama cowok bertepuk sebelah tangan. gua yakin kesalahan emang dari d… Read More

0 komentar: