Tampilkan postingan dengan label crush. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label crush. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juli 2020

Come inside please. The door is always open. I will welcome you nicely. I will make you comfortable like it's your own home. 

Please just come inside. It's warm here. You'll be fine. I will serve you food and blanket. I will cuddle you till you fall asleep. 

Why don't you come inside?
I know it's not as beautiful as you expect for a home to stay. But I will be anything you need. This world is too much for you to take.

You still don't want to come inside? 
It's alright. It is always alright. But you can't come once it has people inside.



Sabtu, 16 Maret 2019




That one morning.
The world seemed to slow down.
The piano tune was suddenly played in my head.
I was like Jack Dawson who first saw Rose Dewitt Bukater on Titanic Ship.





I looked up to see the beauty.
I shut my eyes hearing his talking.
Was he even a siren singing?
Beautiful voice to lure the sailors before wrecking their ships.  



He was standing beautifully in white.
Smile sheepishly in front of the mortals.
Giggling adorably over something. 
I froze in my place forget how to breathe.


Who was this man graciously walking? 
Those piercing eyes got me hypnotised.
His smile as bright as morning light. 
I believed the earth has two suns. 



The greek myth once has its story.
Icarus fell because he was too close to the sun.
He was the sun.
I was the Icarus itself.


I was being pulled down by his beauty.




Kamis, 20 Juli 2017



Nggak, kali ini bukan gua yang membuang perasaan ini. Tapi cowok itu sendiri yang membuat gua melakukannya. Syukurlah, Allah udah ngasih tau sifatnya kayak gimana. Allah udah nunjukin kalo gua jatuh hati sama orang yang nggak tepat. Jadinya rasa itu nggak tumbuh semakin besar. Allah Maha Baik

            Rencana Allah memang yang terbaik.

            Duh, sumpah gua kok bisa bodoh banget gini ya? Terlalu baper!
Diperhatiin dikit langsung baper dan berbunga. Duh haduh kalo inget malu, jijik wkwk. Ini juga pelajaran banget buat gua biar nggak gampang jatuh hati sama cowok kalo nggak mau sakit hati. Nggak sakit hati si sebenernya, cuma merasa bodoh aja.

            Diri kalian terlalu bagus untuk dihancurin orang lain, girls! Apa lagi sama cowok, cih.

            Gua nulis kayak gini seolah-olah benci banget ya sama cowok hahaha. Nggak lah! nggak benci. Gua juga butuh cowok kok dalam hidup. Cuma dari situ gua jadi tau mana yang berharga dan mana yang pantes diludahin hahaha. Jahat ya gua!

            Tapi gini ya, semua tau perempuan itu perasaannya halus, mudah tersakiti, mudah dibuat senang juga. Dan ketika seorang perempuan diberi perhatian lebih, diperlakukan baik dan manis, dilindungi, dibuat seperti she’s the only one, dan lain-lain. Gimana nggak mau baper cewek? Untuk apa cowok melakukan semua hal itu kalo nggak ada perasaan sama cewek?

            Aaaah STOP! Iya iya gua tau! Kasus ini cewek yang salah. Terlalu mudah diambil hatinya. Terlalu mudah terbawa perasaanya. Ini salah cewek! Ceweknya yang labil, yang lemah.

            Dan kalian! hey para cowok, lelaki, pria. Saat kalian berhasil mendapatkan hati cewek incaran kalian, lalu kalian merasa berhasil? Lantas mengabaikan perasaan cewek yang udah terlanjur baper? Saat si cewek udah terlanjur baper, kalian lepasin gitu aja? Biar apa? Biar kalian seneng? Biar kalian merasa laku? OEMJI...!! I CAN’T BELIEVE THIS AND I CAN’T TAKE THIS!

            Ya jujur, gua marah. Yang kayak gitu tuh bukan permainan. Di dunia ini mainan ada banyak, tapi kenapa milih mainin perasaan? Mendingan main Assassin’s Creed aja ketauan seru atau Mobile Legends.


            Ya semoga Allah mengampuni dosa-dosa kalian.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Sabtu, 08 Juli 2017




Yang hanya bisa mencintai diam-diam, yang hanya bisa mencintai dalam hati. Terlalu takut untuk mengungkapkan, terlalu takut yang diharapkan tak sesuai kenyataan. Hingga yang dilakukan hanya menatapnya dari jauh diam-diam, mendoakan kebahagiaan dan keselamatannya.

Begini saja cukup, dekat sebagai teman. Terlalu mustahil berharap lebih dari teman. Rasa ingin memiliki, cemburu, kehilangan, sangat manusiawi.

Hallo Kamu..

Ini adalah perasaan (yang seharusnya tidak terjadi) yang tersimpan begitu lama. Terlalu takut untuk mengungkapkan, terlalu mustahil mengharapkanmu lebih dari teman. Perasaan wajar yang muncul antara manusia.

Aku mulai membuang perasaan berlebihku. Tapi nyatanya, perasaan berlebih itu tidak benar-benar terbuang. Perasaan yang akan selalu ada. Perasaan yang hanya memudar karena jarang bertemu, namun menguat saat bertemu.

Aku lupa sejak kapan menyimpan perasaan ini. Melihatmu mencintai wanita lain aku kebal, terlalu sering hingga indera untuk merasakan sakit telah mati rasa. Aku adalah bunglon, nyaru, pandai bersembunyi, menyembunyikan perasaan.

Ngomong-ngomong...

Aku selalu ingin jadi cantik agar kau melihatku. Bagaimana kau menyukai para wanita cantik. Aku selalu ingin jadi menarik di matamu. Menjadi cantik hanya untuk dilihatmu adalah sebuah siksaan bagiku. Secantik apa pun aku nanti, kau mungkin tetap menganggapku tak lebih dari teman.

Tak usah takut! Aku telah membatasi diri. Membatasi peranku di kehidupanmu, dan takkan meminta apa pun darimu. You are my friend, but I love you more than friend.


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Minggu, 14 Mei 2017

segelintir perasaan yang nggak bisa diutarakan lisan
14 Mei 2017


Devin Oliver (foto hanya ilustrasi untuk mendukung konten)

Aku ini tipe cewek yang sebenernya gampang suka sama cowok. Gampang banget suka, mulai dari aspek apapun, mau dari fisiknya, atau kebaikannya, atau kepintarannya, atau keahliannya, atau lain-lainnya. Aku gampang suka terus gampang juga lupa, setelah itu mikir, kenapa ya kok aku dulu sampe tergila-gila banget sama dia?


Aku juga heran sama diri sendiri, kok diriku aneh ya? misalnya aku tergila-gila sama Devin Oliver, ngecrush banget paling sekitar 6 bulan. Terus setelah itu bosen sendiri. Tapi nggak lama sekitar 6 bulanan atau setahun kemudian tergila-gila lagi sama Devin Oliver. Ya ampun..!!


Dan ini sering aku alami pas lagi suka sama cowok. Ngeliat orang baru ya kan, ih kok ganteng si, ih kok pinter si, dan akhirnya suka. Tapi nggak tahan lama. Bener sekitar 6 bulanan atau setahun deh, udah hilang interest gitu. Kalo hal ini beda lagi. Sebenernya aku yang memaksakan untuk menghilangkan perasaan suka itu, untuk mencegah supaya nggak bertepuk sebelah tangan, untungnya berhasil. Tapi beberapa bulan kemudian suka lagi sama cowok itu.

Pokoknya tuh dari SD sampe kerja harus ada cowok yang disukain , biar akunya semangat pergi. Tapi ya gitu! setiap suka sama cowok pasti bertepuk sebelah tangan. Tanpa menarik kesimpulan pun aku tau kalo cowok yang nggak tertarik sama cewek tuh kayak gimana. Huft


Satu hal si kayaknya yang aku dapet saat suka sama cowok. Jangan pernah bilang kalo kita suka sama dia. Karena ketika dia nggak punya perasaan yang sama terhadap kita, dia akan menghindar dan menjauh, itu sakit banget, nggak bohong! 


Aku juga orangnya introvert, gampang nyembunyiin perasaan, tapi ekspresif di depan orang-orang tertentu yang udah kenal luar dalem. Gimana rasanya nyembunyiin rasa cemburu, gimana rasanya nyembunyiin sesuatu di dalem dada yang mau meledak, gimana mulesnya saat disapa dia, gimana deg-degannya saat dia bales chat, aku bisa nyembunyiin perasaan itu dengan ekspresi muka datar dan acuh. 


Aku kayak bisa baca orang dari cara mereka bersikap. Tapi aku sebisa mungkin supaya orang nggak bisa ngebaca aku. Salah satunya aku sering bersikap berlawanan. Kayak gini, aku suka banget sama dia, pengen rasanya jalan bareng, dibonceng dan meluk dia dari belakang, tapi saat dia ngajak, aku selalu berkilah, saat boncengan aku duduk agak kebelakangan supaya tengah spacenya jauh dan nggak nyentuh punggung dia.


Duh, pokoknya hal percintaan aku nol banget.


Haruskah kita saat mencintai seseorang mengungkapkannya? Sanggupkah kita nanti akan penolakan? Apa yang harus dilakukan saat penolakan itu terjadi?


Jujur, aku cenderung menghindari sakit karena penolakan. Pertama dengan menganalisa apakah dia juga punya perasaan yang sama terhadap kita. Kalo nggak ada, aku mulai perlahan membuang perasaan itu. Karena kalo memang dia benar memiliki perasaan yang sama, kita nggak bakal merasa seperti ngejar kereta, nggak akan kekejar.


Kalo dia memiliki perasaan yang sama, itu ibarat kita diam di stasiun nunggu kereta (re: dia) lewat. Kereta yang ini pasti pintunya kebuka sendiri dan membiarkan kita masuk. Begitulah seharusnya cinta, nggak membiarkan satu pihak mengejar sendirian.


Aku nulis ini untuk kenang-kenangan pernah suka sama kamu. Mungkin beberapa tahun kemudian saat baca ulang ini, aku bakal ngakak, dan mikir kok bisa ya aku dulu tergila-gila sama kamu. Tulis inisial nama nggak ya? Hmm...


Kamis, 26 Januari 2017

sebuah Cerita Pendek dari Enggar Tyastiwi. M






Awal melihatnya, ah dia lumayan cantik, tapi aku tidak tertarik. Aku beranggapan begitu karena belum mengenalnya dekat. Awal minggu semester 1, ah dia sok sekali! pikirku. Aku beranggapan negatif lagi karena belum mengenalnya lebih jauh.

Akhir semester 2, hebat, dia berhasil membuatku membuka hati yang sudah lama aku kunci. Aneh bagiku, hanya berselang beberapa bulan dan dia berhasil masuk ke dalam hati yang terkunci. Apa dia yang selama ini memegang kuncinya?

Awal semester 3, rasanya perasaanku berkecamuk. Aku pikir aku satu-satunya, ternyata dia bisa membuka pintu hati pria-pria lain juga. Dia seperti tukang kunci, jenis pintu apa pun bisa dibukanya. Dia tidak salah, tidak pernah salah. Wanita selalu benar, aku yang salah terlalu mudah terbawa perasaan.

Akhir semester 4, dia mencoba kembali membuka hati yang sudah aku gembok rantai sekuatnya, dan hebat, dia berhasil masuk. Sekuat tenaga aku menahan agar dia tidak masuk. Namun dia tidak kehabisan akal, seolah bisa masuk dari celah lain. Aku seharusnya belajar dari pengalaman. Dia masuk bukan untuk tinggal, namun hanya singgah, singgah untuk minum dan istirahat dari pelariannya terhadap pria lain.

Pertengahan semester 5, di saat itu aku berharap waktu berjalan lambat. Beberapa bulan lagi memasuki semester 6 dan selanjutnya kami wisuda D3. Aku pecundang besar yang penakut. Terlalu takut untuk mengatakan yang sebenarnya, bahwa dia singgah terlalu lama, dan aku ingin mengusirnya dari hatiku. Namun di sisi lain, aku berharap dia tidak pergi. Sejujurnya aku hanya takut dia malah akan berjalan masuk lebih dalam di hatiku.

Wisuda D3, dan dia sangat anggun mengenakan kebayanya. Membuat delusiku tersiar indah membayangkan dia akan seanggun itu nanti di pelaminan kami. Pengecut tetaplah pengecut! Selama ini aku menyangkal bahwa aku memiliki perasaan terhadapnya. Dan pecundang yang menolak kenyataan bahwa sebenarnya dia sudah lama pergi dari hatiku, namun aku yang membuat bayangnya seolah tetap tinggal. Selepas wisuda ini, entah apa aku masih bisa bertemu lagi dengannya.

**

5 tahun setelah wisuda dan aku tidak pernah melihatnya lagi. Aku akui merindukannya, sangat, sangat merindukannya. Aku masih mencari-cari jawaban atas ketidak-nyamanan yang selama ini aku rasakan. Dia hanya wanita biasa, mengapa meninggalkan perih yang luar biasa?

Sebulan lalu aku mendengar kabarnya dari kawan kampusku dulu. Awalnya aku tidak percaya apa yang aku dengar. Dan kini aku berkendara berkeliling di pinggir kota Dievorlo, mencari keberadaannya, keberadaan wanita itu. Aku tidak percaya dia menjadi PSK di pinggiran kota ini.

Perih! Andai wanita itu menikah denganku, aku berjanji akan membahagiakannya seumur hidup. Perih! Dia kotor, dan aku masih menyimpan perasaan ini terhadapnya. Bukan cinta jika kau tidak berkendara selama 5 hari dari rumah ke Dievorlo demi mencari Dia yang entah masih mengingatmu atau tidak. Mungkin laki-laki lain malah akan mencari perempuan lain yang lebih baik dari pada menunggunya.

Petang hari, Aku berhasil menemukannya di pinggir jalan dekat pom bensin menunggu pria hidung belang. Aku mengajaknya ngopi di Caffe. Dia duduk di hadapanku, masih sama seperti yang dulu, cantik, menyenangkan dan lembut.

Aku telah dewasa, tidak seharusnya menjadi pecundang terus menerus. Aku ceritakan semua padanya bagaimana aku telah menyimpan perasaan terhadapnya sejak awal melihatnya. Sejak akhir semester 2 aku sudah mencintainya, namun aku hanya bisa memendam dan menyangkal perasaanku sendiri.

Aku sudah mengira-ngira jawaban apa yang akan dia berikan. Dan dia meminta maaf juga berterima kasih padaku. Minta maaf karena tidak bisa membalas perasaanku, dan berterima kasih karena aku telah mencintainya. Aku tidak bodoh, itu adalah sebuah penolakkan yang tersirat. 

            Dan sebuah maaf terakhir darinya. Sebuah alasan besar yang mendasari keputusannya menolakku. “Aku kotor” jawabnya lirih. Aku tau itu, dan aku pun sakit mengetahuinya. “Aku berpenyakit, aku sudah terinfeksi” lanjutnya dengan air mata. Ya, aku tau itu, aku perih mendengarnya, terlalu kecewa untuk menerimanya.

            Jauh-jauh berkendara, sebenarnya tujuanku bukan untuk memintanya menikah denganku, ya awalnya memang itu. Namun setelah aku pikir berulang kali, aku tidak bisa, dia sudah kotor. Kecewa, sangat mengecewakan bagiku.

            Datang dari jauh, aku ingin memintanya untuk pergi dari hatiku, menutup pintu hatiku lalu menguncinya. Dan dia harus membuang kunci itu sejauh-jauhnya agar dia tidak bisa masuk lagi ke hatiku. Selama ini belum ada wanita lain yang berhasil masuk ke dalam hatiku karena masih ada dia di dalamnya beserta kuncinya.

            “Kunci apa maksudmu? Aku tidak mengerti!”. Jawabnya

            Ya, aku paham. Dia memang tidak pernah menggunakan kunci apapun untuk membuatku mencintainya. Itu hanya delusiku untuk menyangkal perasaanku sendiri terhadapnya. Ternyata aku yang memang diam-diam mencintainya dari kejauhan, dan dalam diam.

Tentang kunci itu ternyata tidak benar-benar ada, itu hanya delusiku. Ternyata dia memang sudah tinggal dihatiku sejak lama, bodohnya selama ini aku menyangkalnya. Dan semua sudah terlambat. “Aku mencintaimu, sejak dulu, sekarang, dan nanti”. Ucapku dalam hati dan berkendara pulang.


Sudah terlalu terlambat, dia sudah parah, penyakitnya sudah menjangkit. Beberapa hari setelah pertemuanku dengannya, dia dikabarkan meninggal dunia.




Jumat, 09 September 2016

Crush








Crush, can you just love me back?

Crush, I really love you

Crush, I want you be mine

Crush, I hope someday you and I become us

Crush, your name is in my heart

Crush, I wonder if you have a same way about me

Crush, I love you more than you know, though you’ll never know

Crush, your name always resound in my head

Crush, your name is my favourite name

Crush, I always relate about your name with mine

Crush, you don’t know how bad it feels had crushed on you

Crush, I want you to want me

Crush, every texts I get I hope it’s from you

Crush, every little thing I do, it reminds me of you

Crush, why can’t you just get out of my head ?










Crush, do you love me?

Crush, I’m glad to see you

Crush, I love your smell

Crush, I love your voice

Crush, I love your eyes

Crush, I love the way you talk

Crush, I love everything about you

Crush, you’re one of my reason to live

Crush, I always think about you before I fall asleep

Crush, I wanna kiss you

Crush, I wanna hug you

Crush, see your laughter is one of my happiness

Crush, I don’t want another girls get closer to you

Crush, I’m dying to know you never love me

Crush, I’ve written your name in my heart as the one I loved

Crush, you are safe in my heart

Crush, I see something beautiful in your eyes

Crush, I’m falling in love with you







Crush, though just one moment I really wanna hold you

Crush, can we just go somewhere just you and me?

Crush, you have no idea how much I addicted to you!

Crush, are we just friend ? is there more?

Crush, you’re one of my secret.

Crush, you’re the thing that I told to my bestfriend

Crush, I’m glad you came

Crush, I love you enough to let you go

Crush, do I mean nothing to you?

Crush, why you don’t love me?

Crush, you’re like an indian summer in the middle of winter

Crush, I can’t wait to see you again

Crush, not loving you is harder than you know

Crush, everytime someone says your name my heart beats faster

Crush, I can’t deny what I feel about you

Crush, your voice was the soundtrack of my summer






Crush, your eyes are the brightest of all the colors

Crush, what’s wrong with me that makes you don’t want me?

Crush, I won’t hurt you

Crush, I won’t make you cry

Crush, I’ll keep you till my last breathe

Crush, I always try to be a good person

Crush, but why I never be good enough for you?

Crush, I know I’m not beautiful but I love you

Crush, I miss you everytime

Crush, text me first please

Crush, I can’t take my eyes of you

Crush, I Love You an

Crush, can you feel my heart?

Crush, you’re just one of the most beautiful thing I’ve ever seen

Crush, I’m here still waiting for you

Crush, I hope you think about me